izzza.comizzza.com

Rumah Adat Bangka Belitung

November 5, 2020 / Rumah Adat

Siapa yang tak asing dengan provinsi Bangka Belitung? Jika kita pernah melihat film “Laskar Pelangi” pasti kita tidak asing lagi dengan provinsi ini. karena film tersebut dibuat di tempat ini . Bangka belitung ini merupakan sebuah provinsi kepulauan di Indonesia. Provinsi ini terdiri dari dua kepulauan yakni Bangka dan Belitung. Bangka Belitung ini letaknya di bagian timur Pulau sumatera, dekat dengan provinsi Sumatera Selatan. Bangka Belitung ini merupakan provinsi yang kaya akan timah. Selain memiliki timah yang melimpah, provinsi Bangka Belitung ini juga memiliki budaya yang sangat unik. Budaya terebut merupakan akulturasi dari budaya Melayu dan juga budaya Tionghoa. Perpaduan dari kedua budaya tersebut dapat kita lihat pada gaya arsitektur rumah adat Bangka Belitung.

Berikut ini penjelasan lebih lengkap mengenai rumah adat yang ada di Bangka Belitung. Yuk kita simak!

Rumah Adat Limas Bangka Belitung

Sumber : blogspot.com

Rumah Limas merupakan rumah adat yang berasal dari Bangka Belitung. Rumah adat ini merupakan adopsi dari rumah adat Sumatera Selatan. hal tersebut terjadi karena banyak sekali masyarakat Palembang yang merantau ke Bangka Belitung dengan membawa budaya mereka ke sana. Selain itu, rumah ini juga mengambil sentuhan eropa masa kolonial serta dipadukan dengan gaya rumah adat Sumatera Selatan.

Rumah adat Limas ini memiliki beberapa kemiripan dengan Rumah Panggung, tetapi bedanya Rumah Limas di desain lebih modern karena di dalam rumah ini terdapat penambahan ruangan seperti kamar dan tempat keluarga. Penambahan rumah tersebut dilakukan dengan bentuk panjang ke belakang dengan ruang tamu yang diletakkan paling depan dan ruang tamu sejajar dengan kamar tidur. Rumah adat yang satu ini sangat kental dengan adat Melayu.

Sesuai dengan nama dari rumah adat ini, bentuk atapnya seperti bangun limas. Hal itulah yag menjadi ciri khas dari rumah ini. Rumah tradisional ini memiliki lantai tinggi lantai yang berbeda. Tamu yang memiliki status sosial tinggi akan menggunakan lantai yang tinggi, sedangkan untuk tamu biasa menempati lantai kedua. Tetapi, sistem seperti itu sekarang tidak lagi digunakan karena mengundang pro dan kontra.

Rumah Adat Panggung

Sumber : beautiful-indonesia.umm.ac.id

Rumah Panggung yang berasal darii Bangka ini terbuat dari kayu, pemilihan bahan material ini selaras dengan filosofi kehidupan maysarakat Bangka Belitung yang penuh dengan kesederhanaan. Selain itu, pembuatan rumah ini juga menggunakan bahan material seperti bambu, dedaunan, akar pohon dan juga alang-alang. Semua bahan tersebut kuat dan tahan lama. Tetapi seiring berkembangnya zaman, banyak juga masyarkat Bangka Belitung yang menggunakan genteng yang berasal dari tanah liat.

Setiap rumah adat pasti memiliki ciri khas yang unik. Rumah Panggung ini juga memiliki ciri khusus yang terletak pada bentuk atapnya yang tinggi dan sedikit miring. Selain itu, rumah adat ini juga memiliki jendela yang banyak, hal tersebut menambah keunikan dari rumah tradisional ini.

Pada bagian depan, terdapat teras dan juga tangga yang digunakan untuk menuju ke rumah. Pada bagian dalam terdiri dari rumah induk atau ruang utama serta rumah dapur yang digunakan para wanita dan anak gadis untuk memasak dan juga belajar mengurus rumah. Rumah Panggung ini juga anti cat, sehingga hanya menggunakan warna alami dari bahan material pembuatan rumah ini.

Rumah ini memiliki 9 tiang penyangga yang menjadi bagian dari bangunan ini. ada falsafah yang dianut mengenai jumlah tiang yang dipakai. Hal tersebut mengikuti kebiasaan nenek moyang yang biasa menggunakan bangunan yang terdiri dari 9 tiang. Namun , akan ada sebuah tiang penyangga utama yang letaknya di tengah rumah.

Dinding dari rumah ini biasanya menggunakan pelepah kayu. Tetepi, tidak jarang juga yang menggunakan bambu sebagai material penyusun rumah.

Rumah Adat Rakit Limas

Sumber: pintarnesia.com

Pada zaman sekarang rumah adat rakit yang dibangun di pinggiran Sungai Musi ini banyak dihuni oleh masyarkat keturunan Tiongjoa. Adanya Sungai Musi juga menjadi latar belakang adanya bangunan rumah ini. Rumah Rakit ini berasal dari Sumatera Selatan yang menjadi cikal bakal dari provinsi Bangka Belitung saat ini. Rumah tradisional ini merupakan bangunan tertua yang ada di Sumatera Selatan. Bahkan ada juga yang menyebut rumah ini sudah ada sejak zaman Kerajaan Sriwijaya. Dahulu kala, para warga negara asing yang berasal dari Inggris, Spanyol, China juga Belanda diwajibkan untuk tinggal di Rumah Rakit ini jika berkunjung di Kerajaan Sriwijaya.

Rumah tradisional ini adalah rumah yang dibangun diatas perairan dengan bentuk seperti rakit. Mengingat jika Banka Belitung ini dibatasi dengan perairan baik sungai maupun lautan maka tak heran jika masyarakat Bangka membuat rumah ini diatas perairan yang dijadikan sebagai tempat tinggal juga tempat bisnis ekonomi. Gaya arsitektur rumah ini dipengaruhi oleh budaya Melayu Bubung Panjang dan terdpat pula unsur budaya Tionghoa.
Rumah ini memiliki kelebihan, yaitu dapat bertahan lama sebagai tempat tinggal, walaupun terkena hujan atau panas di atas perairan, rumah ini cukup besar dan dapat digunakan sebagai tempat tinggal banyak orang. Namun, rumah ini juga memiliki kekurangan yakni tidak stabil karena dibangun di atas perairan.

Bahan utama dari pembuatan rumah ini adalah bambu, khususnya bambu mayan yang berguna sebagi pelampung Rumah Rakit ini agar tidak tenggelam ketika dihuni oleh pemiliknya. Selain itu kayu trembesi juga digunakan dalam pembangunann rumah ini karena jenis kayu ini banyak ditemukan di Bangka Belitung. Sedangkan, untuk mengikat bagian-bagian rumah menjadi kesatuan dibutuhkan rotan. Untuk bagian atap biasanya menggunakan rotan kecil, sedangkan untuk mengikat bambu atau balok kayu pelampung menggunkaan rotan yang berukuran besar.

Keunikan Rumah Adat Bangka Belitung

Tidak Menggunakan Cat

Rumah Panggung Bangka Belitung tidak menggunakan cat sama sekali. Hanya menggunakan warna alami dari material pembangunan rumah ini.

Merupakan Akulturasi dari Beberapa Kebudayaan

Pada bangunan rumah adat Bangka Belitung terdapat perpaduan antara budaya Melayu dan budaya Tionghoa. Bahkan ada bangunan rumah ada yang mendapat sentuhan eropa.

Menggunakan Bahan Material Alami

Rumah adat Bangka Belitung hanya menggunakan bahan material alami dalam pembangunannya. Bahan material tersebut biasanya berasal dari bambu, kayu, rotan, dan juga dedaunan.

Dibangun Di atas Sungai

Salah satu rumah adat yang ada di Bangka Belitung ini ada yang dibangun di atas sungai Musi, yakni Rumah Rakit Limas. Rumah adat yang satu ini selain digunakan sebagai tempat tnggal juga digunakan masyarkat Bangka untuk melakukan kegiatan ekonomi bisnis. Jadi mereka melakukan segala aktivitas di atas Sungai Musi. Jika mereka ingin pergi ke rumah tetangga, mereka biasanya menggunakan perahu kecil.

Nah itu tadi rumah adat Bangka Belitung beserta keunikannya. sungguh menarik untuk kita pelajari bukan?. Setiap rumah adat pasti memiliki ciri khas dan keunikannya masing-masing, begitu juga dengan rumah adat yang ada di Bangka Belitung ini. semoga artikel ini dapat memperluas wawasan kita mengenai ragam rumah adat yang ada di Bangka Belitung. Sekian dan Terima Kasih!

 

Izzza.com. Menulis dengan penuh cinta. Sejak 2020